Minggu, 29 November 2009

Air Mata Mutiara

Pd suatu hari seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengeluh pd ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yg merah dan lembek."Anakku,"kata sang ibu sambil bercucuran air mata,"Tuhan tdk memberikan kita,bangsa kerang,sebuah tangan pun,sehingga ibu tdk bs menolongmu." Si ibu terdiam sejenak,"Ibu tahu bahwa itu sakit anakku,tetapi terimalah itu sbg takdir alam.Kuatkan hatimu,jgn terlalu lincah lg.Kerahkan semangatmu melawan rasa ngilu dan nyeri yg menggigit.Balutlah pasir itu dgn getah perutmu.Hnya itu yg bs kau perbuat",kata ibunya dgn sendu dan lembut.

Anak kerang pun melakukan nasihat bundanya.Ada hasilnya,ttpi rasa sakit terkadang msh terasa.Kdg di tengah kesakitannya,ia meragukan nasihat ibunya.Dgn air mata ia bertahan,bertahun2 lamanya.Ttpi tanpa disadari sebutir mutiara mulai terbentuk dlm dagingnya.Makin lama makin halus,rasa sakitpun makin berkurang.Dan semakin lama mutiaranya semakin besar.Rasa sakit mnjdi terasa lbh wajar.

Akhirnya sesudah sekian tahun,sebutir mutiara bsr,utuh mengkilap,dan berharga mahal pun terbentuk dgn sempurna.Penderitaannya berubah mnjdi mutiara,air matanya berubah mnjdi sangat berharga.Dirinya kini,sbg hasil derita bertahun2,lbh berharga daripada sejuta kerang lain yg cuma disantap org sbg kerang rebus di pinggir jalan.

***
Cerita di atas adalah sebuah paradigma yg menjelaskan bahwa penderitaan adalah lorong transendental utk mnjdikan 'kerang biasa' mnjdi 'kerang luar biasa'.
Krn itu dpt dipertegas bahwa kekecewaan dan penderitaan dpt mengubah 'org biasa' mnjdi 'org luar biasa'.

Byk org yg mundur saat berada di lorong transendental tsb,krn mereka tdk tahan cobaan yg mereka alami.Ada dua pilihan sebenarnya yg bs mereka masuki: mnjdi 'kerang biasa' yg disantap org atau mnjdi 'kerang yg menghasilkan mutiara'.Sayangnya,lbh byk org yg mengambil pilihan pertama,sehingga tdk mengherankan bila jmlh org yg sukses lbh sedikit dr org yg 'biasa2 saja'.

Mungkin saat ini kita sdg mengalami penolakan,kekecewaan,patah hati,atau terluka krn org2 di sekitar kamu.Cobalah utk tetap tersenyum dan tetap berjalan di lorong tsb,dan sambil katakan di dlm hatimu..."Airmataku diperhitungkan Tuhan...dan penderitaanku ini akan mengubah diri mnjdi mutiara." Semoga...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar